Jumat, 09 Desember 2016

SISTEM OPERASI I



Sistem komputer tidak dapat langsung digunakan dengan hanya mengandalkan perangkat keras saja
(Hardware). Diperlukannya mekanisme perantara yang dapat menterjemahkan perintah-perintah kita dan dapat mengelolah perangkat-perangkat tersebut sehingga kita dapat menggunakan perintah-perintah yang mudah kita pahami dan perangkat perangkat tersebut dapat bekerja sesuai dengan perintah-perintah yang kita inputkan. Mekanisme perantara tersebut dikenal sebagai system operasi.



Sistem operasi dapat dikatakan sebagai perangkat lunak yang sangat kompleks. Hal-hal yang ditangani oleh sistem operasi bukan hanya satu atau dua pekerjaan saja, melainkan banyak hal, dari menangani perangkat keras, perangkat lunak maupun program-program yang berjalan bahkah sampai menangani si user atau pengguna. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa sistem operasi memiliki banyak sekali komponen-komponen tersendiri yang memiliki fungsinya masing-masing. Seluruh komponen yang menyusun sistem operasi tersebut saling bekerja sama untuk satu tujuan, yaitu efisiensi kerja seluruh perangkat komputer dan kenyamanan dalam pengguna sistem komputer. 

Sistem operasi merupakan perangkat lunak yang menyediakan antarmuka antar pengguna dan komputer serta mengatur berbagai aplikasi. Sebagian besar sistem komputer dijual beserta sistem operasi yang telah terpasang didalamnya. Ketika sebuah komputer dituntut untuk mengakomodasi banyak user dengan banyak pekerjaan, Para praktisi teknologi informasi biasanya mengandalkan komputer yang lebih cepat dan sistem operasi yang lebih kuat.
Komputer yang mampu menangani banyak user dan banyak aktivitas sistem disebut sebagai “Network Server”. Server ini biasanya menggunakan operating system khusus yang lebih dikenal dengan NOS (Network Operating System). Sebuah komputer dengan komponen pendukung support server dengan NOS terpasang didalamnya mampu untuk melayani operasi dari sebuah perusahaan besar atau situs internet yang besar dengan berbagai pengguna dan aplikasi.

Jika kita meniliti lebih jauh komponen sistem operasi terdapat 3 elemen dasar yang membangun perancangan sistem operasi secara umum. Komponen-komponen ini dapat disebut modular karena memiliki fungsi yang berbeda dan dapat dikembangkan secara terpisah. Ketiga bagian tersebut antara lain
·         User Interfaces
User Interfaces adalah bagian dari sistem operasi yang dapat digunakan untuk mengirimkan perintah baik melalui pengetikan keyboard pada terminal atau penekanan tombol mouse pada lingkungan dengan antarmuka grafis (GUI : Graphical User Interfaces). Penggunan dapat berinteraksi dengan sistem operasi melalui user interfaces ini.
·         Kernel

Kernel merupakan pangkal landasan dari sistem operasi. Kernel bertanggung jawab untuk memanggil dan menjalankan program atau proses serta mengatur input dan output.

·         Sistem Manajemen File
Sistem manajemen file merupakan bagian yang digunakan oleh sistem operasi untuk mengatur dan mengorganisasikan file. File merupakan kumpulan dari berbagai data. Terdapat berbagai jenis file, termasuk file program, file data dan file teks. 

                Cara sebuah sistem operasi untuk mengorganisasikan informasi kedalam bentuk file disebut dengan file system. Sebagian besar sistem operasi menggunakan file sistem hirarkis yaitu file disusun kedalam bentuk struktur pohon (tree). Awal dari  sistem direktori yang memiliki hirarki tertinggi disebut sebagai root directory.

Pada kenyataannya tidak semua sistem operasi mempunyai struktur yang sama menurut Avi Silberschatz, umumnya sebuah sistem operasi modern mempunyai komponen sebagai berikut:
Ø  Manajemen proses
Ø  Manajemen memori utama
Ø  Manajemen file
Ø  Manajemen sistem I/O
Ø  Manajemen penyimpan sekunder
Ø  Sistem proteksi
Ø  Jaringan
Ø  Command Interpreter System

Sedangkan menurut A.S Tanenbaum (Modem Operating System 2nd Edition) Sistem operasi mempunyai empat komponen utama, yaitu manajemen proses, input/output, memori dan sistem file.


EmoticonEmoticon